Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Gelar Penguatan Kapasitas Kawasan di Desa Harapan Makmur Tanjung Jabung Timur

Melgisdays.com|Tanjab Timur –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama Pemerintah Desa Harapan Makmur menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Senin (2/11/2026) di Balai Desa Harapan Makmur.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari aparatur desa, Satlinmas, Karang Taruna, PKK, relawan, serta perwakilan kelompok tani dan nelayan. Fokus utama adalah penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana) menghadapi ancaman banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), angin puting beliung, dan abrasi pesisir yang menjadi risiko utama di kawasan pesisir Tanjung Jabung Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjung Jabung Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kawasan tidak hanya soal penanganan saat bencana, tetapi pencegahan sejak dini.

“Tujuan kami meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi partisipatif, simulasi evakuasi, dan pemetaan risiko berbasis dusun. Desa Harapan Makmur kita dorong menjadi Desa Tangguh Bencana yang mandiri dan resilien,” ujarnya.

Adapun rangkaian materi kegiatan meliputi:

*1. Edukasi dan Sosialisasi Kebencanaan:* Pengenalan jenis ancaman di Desa Harapan Makmur dan cara pencegahan. 2.Pemetaan Risiko Partisipatif:* Peserta memetakan titik rawan banjir, jalur evakuasi, dan lokasi titik kumpul yang aman.
*3. Simulasi dan Latihan Kesiapsiagaan:* Praktik Table Top Exercise dan simulasi evakuasi warga serta penanganan darurat.
*4. Penguatan Sistem Peringatan Dini (EWS):* Optimalisasi kentongan, sirine masjid, dan grup WhatsApp siaga bencana yang terhubung ke Pusdalops BPBD.
*5. Pembinaan Masyarakat Siaga Bencana:* Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Harapan Makmur.

Kepala Desa Harapan Makmur menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi wilayah yang berada di dataran rendah dan dekat dengan kawasan gambut.

“Kami berterima kasih kepada BPBD. Warga jadi lebih paham jalur evakuasi dan apa yang harus dilakukan saat banjir atau karhutla. Ke depan FPRB desa akan kami aktifkan dengan jadwal piket dan simulasi rutin,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama dan penandatanganan rencana aksi komunitas, termasuk penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Desa dan pemasangan rambu jalur evakuasi di 3 dusun rawan.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Harapan Makmur diharapkan mampu menjadi percontohan kawasan tangguh bencana di pesisir timur Jambi.(rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *