Kabel Listrik PLN Menyisir Atap SDN 23/X Muara Sabak Timur, Ancaman Serius Keselamatan Siswa

Melgisdays.com|Muara Sabak Timur – Kondisi memprihatinkan terlihat di lingkungan SDN 23/X Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kabel listrik milik PLN terpantau menyisir tepat di atas atap seng bangunan sekolah, menimbulkan kekhawatiran serius akan keselamatan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Rabu 14 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kabel listrik tersebut berada sangat rendah dan melintas di atas seng atap ruang kelas. Kondisi ini sangat berbahaya, terlebih saat hujan deras, angin kencang, maupun ketika atap seng mengalami karat atau kebocoran. Risiko korsleting listrik hingga sengatan listrik sangat mungkin terjadi, dan dapat berakibat fatal bagi anak-anak sekolah.

Awak media sudah menginformasikan kondisi ini kepada Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Cabang Muara Sabak melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan maupun tindakan perbaikan dari pihak PLN.

“Ini menyangkut nyawa anak-anak. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” ungkap salah satu warga sekitar sekolah dengan nada kesal.

Keberadaan kabel listrik di atas bangunan sekolah jelas bertentangan dengan prinsip keselamatan publik. Sekolah seharusnya menjadi zona aman, bukan justru menyimpan potensi bahaya yang sewaktu-waktu bisa berubah menjadi tragedi.

Masyarakat mendesak PLN Cabang Muara Sabak untuk segera turun ke lapangan dan melakukan penataan ulang jaringan listrik, baik dengan menaikkan ketinggian kabel, memindahkan jalur, maupun solusi teknis lain sesuai standar keselamatan kelistrikan.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dinas Pendidikan, serta instansi teknis terkait diminta tidak tinggal diam. Keselamatan siswa adalah tanggung jawab bersama dan tidak boleh diabaikan hanya karena kelalaian atau lambannya respons.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, publik berhak mempertanyakan komitmen PLN dan pemerintah dalam melindungi keselamatan anak-anak sekolah. Jangan sampai peringatan hari ini berubah menjadi penyesalan di kemudian hari.(SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *